Yang Harus Dibawa Saat Traveling Ke Dieng

Wisata Dieng – merupakan salah satu destinasi wisata yang paling banyak diminati oleh pelancong local maupun internasional hanya sekedar mendaki gunung, wisata alamanya, maupun budayanya yang terkenal dengan pemotongan rambut gimbal yang biasa diadakan di bulan agustus dan ada serangkaian konser musik jazz yang menjadi daya tarik juga. Wisata Dieng memang paling terkenal dengan desa tertinggi di pulau jawa ini mempunyai suhu dingin yang ekstrem juga. Makanya kamu juga kudu wajib harus punya persiapan yang ekstra juga. Daripada nanti disananya beku kedinginan malah jadi gag bisa menikmati liburan kan sayang – sayang uang. Diengcool.com akan memberikan beberapa tips apa saja yang harus dibawa dan paling dibutuhkan saat berwisata ke Dieng.

Beberapa barang yang wajib di bawa;

  1. Barang – barang yang Perlu di bawa

Pakaian Pribadi

Semua orang yang ingin bepergian tidak mungkin lupa untuk menyiapkan pakaian. Meskipun terkesan sepele, namun ada yang perlu diperhatikan, yakni cuaca tempat liburan kita nanti.

Pakaian atau Baju atasan : kalau berpergian di daerah pantai atau tropis cukup bawa pakaian yang ringan dan nyaman berbahan kaos lebih penting. Silahkan dihitung waktu berpergian. Saya biasanya untuk 1 hari 2 baju. Kombinasi pakai kaos, teng top dengan cardigan, atau t-shirt lengan pendek. Saya rasa cukup praktis. Bawa lah pakaian yang sesuai dengan cuaca di sana. Misal jaket atau sweater untuk di daerah pegunungan wajib untuk dibawa.

Celana atau rok : Saya pilih bahan paling nyaman untuk berjalan, saya lebih nyaman dengan celana panjang Jumlahnya biasanya 1 celana jeans bisa untuk 2. (Triknya… biasanya jika sudah saya pakai hari ini besok saya pakai celana/rok yang lain, besok nya boleh pakai yang kemaren sudah dipakai jadi kalau untuk dokumentasi bisa tetap ok )

Untuk yang berjilbab : Cari bahan yang nyaman buat dipake, sesuaikan dengan warna pakaian yang dibawa (walaupun backpacker harus tetep gaya dunx) Upayakan bawa jilbab yang gampang dipake atau jilbab yang seperti mukenah, kalau mau lebih ringkes bawalah beberapa pakaian dengan warna yang senada dengan jilbab jadi bawa 1 jilbab warna untuk beberapa pakaian senada

Kaus Kaki : buat saya ini wajib karena kadang berjalan backpacker di teriknya hari atau dinginnya cuaca akan sangat menolong sekali. Saya biasanya bawa 2 pasang 1 yang tebal dan 1 yang tipis. Sarung tangan juga perlu lho, apalagi untuk yang mendaki sikunir atau gunung di Dieng yang lain harus mendaki jam 3 pagi untuk bisa melihat sunrise. Itu kan jam – jam malam yang cuacanya ekstrem.

Underwear : Ini yang suka ketinggalan padahal ini paling penting. Walaupun backpacker harus tetep nyaman dan bersih. (Khusus cewek :  Gunakan pentiliner untuk menghemat dan menjaga kebersihan dan kesegaran)

Sarung / kain pantai : Yakinlah ini sangat berfungsi sekali sebagai selimut, handuk emergency, alas duduk, baju emergency, sajadah dan lain-lain. Kalo buat yang naik gunung mending bawa sleeping bag biar kamu kayak kepompong tetap hangat. Kalo di Dieng, homestay nya pasti sudah menyediakan selimut yang sangat tebal dan air panas untuk mandi.

Siapkan Sepatu / Sandal : Sebaiknya ketika bepergian siapkan maksimum dua pasang sepatu atau sendal yang dapat digunakan dan tentunya nyaman untuk jalan sehari – hari, seperti sepasang sendal jepit, dan sepasang sepatu bila diperlukan. Sekedar tips jika bisa pakai sepatu selama berangkat dan pulang sehingga kalian mempunyai tempat ekstra di dalam tas ransel.

  1. Obat-obatan pribadi

Ini merupakan faktor terpenting yang akan menentukan liburan berjalan lancar atau sebaliknya. Tentu kalian akan merasa tidak nyaman pergi berlibur dengan kondisi kesehatan yang tidak mendukung, maka dari itu pastikan kesehatan anda terjaga dengan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan sehat dan vitamin. Penting juga membawa selalu obat – obatan di dalam tas untuk berjaga – jaga. Apalagi cuaca di Dieng kita tidak bisa memprediksi takutnya nanti pas badai atau hujan suhu dingin meningkat kita sudah siap untuk obat – obat nya.

Biasakan kita jangan menyusahkan orang lain saat kita berpergian, buat kamu yang punya penyakit khusus silahkan bawa obat-obatan pribadi. Obat-obat pribadi yang saya bawa biasanya :

–  Syirup masuk angin yang sachet

–  Minyak kayu putih/fresh care/balsem atau sejenisnya

–  Paracetamol/ Obat sakit kepala

–  Salep nyeri-nyeri otot/pegal

–  Betadine

–  Hansa plas

–  Tetes mata

– Anti mabuk saat kondisi khusus hal ini bisa saja diperlukan walaupun saya jarang minum obat ini tetapi untuk berjaga – jaga hal ini pasti lebih baik.

Semua yang dikemas dalam ukuran kecil biar praktis dan di packing pada dompet kecil yang praktis dimasukkan dalam tas yang mudah dijangkau

  1. Peralatan Ibadah

Walaupun backpacker ibadah jangan lupa, untuk cewek bawa mukenah yang praktis dan ringan. Sekarang ini ada mukenah dari bahan parasut yang kalau dilipat cuma sebesar genggaman tangan.

  1. Gadget dan kawan-kawannya

Jangan lupa untuk bawa gadget gak boleh ketinggalan, mengisi penuh Baterai untuk persiapan berangkat, hal ini sangat penting buat saya untuk merekam jejek dimanapun saya berada :D. Penting Lohhh buat mengabadikan foto karena sebuah perjalanan kalau tidak ada foto seperti belum lengkap, karena sebuah foto menurut saya bisa bercerita.

Apa saja yang harus dibawa.

– Handphone atau telepon genggam : ini kayaknya buat orang sekarang udah seperti separuh nyawa. Lebih baik ga bawa dompet dari pada ga bawa HP.

– Jangan lupa charge gadget kalian seperti smartphone, tablet, laptop dan lainnya. Tidak  ketinggalan power bank yang bisa menjadi penyelamat baterai lowbatt pun wajib diisi sebelum bepergian

– Camera : ini paling penting buat mengabadikan foto

– Jangan lupa bawa charger nya sekalian kalau ada power bank lebih bagus

– Buat yang punya gadget segambreng (kamera, tab, hp, handycam, dll) bawa lah kabel sambung untuk arus listrik biasanya hotel hanya menyediakan 1 sumber api. kalau bawa banyak kan bisa nge cash gadget banyak

  1. Peralatan Kegantengan dan Kecantikan

Siapkan mulai dari sikat gigi, pasta gigi, sabun, shampo shachet, pembersih wajah, pelembab, sisir, bedak, lip gloss, hand body,deodorant, dll yang dianggap perlu

  1. Lain – lain

–  Anti nyamuk, kita gak pernah tau dimana kita berada.

– Multivitamin, backpacker akan sangat menguras tenaga tapi jangan sampe gara-gara kecapean jalan-jalan yang sudah terbayangkan indah jadi gak menarik karena sakit

–  Payung : ini salah satu peralatan demi keamanan lebih baik sedia payung sebelum hujan.

–  Buku catatan kecil beserta pulpen : yakinlah ini akan sangat dibutuhkan

– Benang dan jarum jait : Gak ada yang tau, kejadian saat backpacker. bisa aja ada yang sobek sangat berguna untuk berjaga – jaga.

–  Tissu baik tisu basah maupun kering.

–  Hand hanitizer

Jika semua barang-barang sudah terkumpul, masukkan ke tas ransel, ransel lebih baik buat backpacker biar lebih ringkas.

Cara ngepack barang-barang juga ada tehniknya, semua yang bersifat kain digulung seperti bolu gulung biar tidak terlalu kusut trus diikat karet, kemudian dimasukkan ke dalam plastik supaya kalau kena hujan semua barang-barang tetap kering. Bagian bawah upayakan semua barang yang tidak untuk digunakan dalam waktu dekat, trus bagian atas yang paling sering diambil. kalau bisa semua barang-barang di dalam tas mudah diambil dan mudah di susun

Banyak hal yang bisa didapatkan saat liburan ala backpacker-an diantaranya

1.Menemukan teman baru dengan hobi sama

Berlibur secara backpacker-an juga akan bertemu dengan orang-orang baru yang mungkin memiliki hobi yang sama dan bisa diajak untuk saling bertukar ilmu, misalnya hobi fotografi. Dengan begitu, banyak wawasan baru yang kita dapatkan terkait dengan hobi tersebut, yang mungkin belum pernah kamu dengan atau pelajari sebelumnya. Jangan jadikan momen liburan apapun namanya baik backpacker tidak hanya sekedar melepas kepenatan saja, tapi jadikan pula liburan sebagai waktu untuk memperluas jaringan dan bersosialisasi dengan banyak orang baru.

2. Melatih diri untuk lebih mandiri dan bisa beradaptasi

Ingin belajar untuk menjadi orang yang mandiri dan lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan, cara liburan ala backpacker ini bisa menjadi cara yang seru untuk membentuk diri kamu menjadi pribadi yang lebih mandiri. Saat muncul masalah dalam liburan, kita dituntut untuk mandiri dan bisa menyelesaikannya secara sendiri. Dengan begitu, tentunya kita akan terbiasa untuk menyesuaikan diri dengan segala kondisi yang terjadi, termasuk juga saat harus menghadapi perubahan besar dalam hidup.

3.  Mengenal budaya baru

Hal yang paling membedakan antara orang yang bukan backpacker dengan seorang backpacker adalah tujuan berliburnya. Biasanya orang yang bukan backpacker lebih suka untuk berbelanja saat berlibur ke suatu kota atau negara. Sedangkan seorang backpacker lebih suka untuk mengeksplor tempat-tempat dan kebudayaan masyarakat dari kota atau negara yang mereka kunjungi.

Yup, jika kita berlibur ala backpacker, kita akan lebih bebas untuk mengeksplor dan mendokumentasikan budaya-budaya dari tempat yang kamu kunjungi. Dengan begitu, pastinya akan lebih banyak hal berharga dan menarik yang di bawa saat pulang berlibur, bukan barang belanjaan, melainkan ilmu dan wawasan baru tentang kota atau negara yang kamu kunjungi.

4. Cek Ulang Semua Booking

Setelah memesan tiket baik bis, kereta, hotel atau transportasi saat di tempat tujuan, cek ulang kembali semua konfirmasi booking untuk menghindari salah tanggal atau salah pemesanan tiket. Akan lebih baik bila bukti konfirmasi pemesanan di print kemudian fotokopi

This entry was posted in Info Kami and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *