Kawah Candradimuka

Kawah Candradimuka terdapat jauh dari object wisata paling utama di Dieng seperti Sunrise Sikunir, Komplek Candi Arjuna, Telaga Warna/Telaga pengilon, Kawah Sikidang ataupu Museum serta Theater. Jarak yang jauh tidaklah jadi rintangan untuk wisatawan yang akan menggunakan saat berlibur mereka waktu Dieng tur baik berjalan-jalan sendiri atau berjalan-jalan berpemandu seperti ikuti paket wisata Dieng. Tidaklah asik saat pergi ke Dieng walau demikian tak semuanya macam obyek wisata di Dieng tak di kunjungi. Seperti object wisata berbentuk kawah yang begitu fenomenal ini yaitu berwisata ke Kawah Candradimuka.

Untuk Anda yang belum pernah menginjakkan kaki di Dieng atau masihlah awan dengan Dieng tentu terasa bingung mesti  melalui jalan manakah bila menginginkan lihat kawah yang tuturnya dahsyat itu? Dari ruang Dieng Plateau tepatnya dari Desa Dieng Anda cukup mengarahkan kendaraan menuju Jalan Raya Dieng-Batur.

Terdapat banyak belokan yang mengharuskan untuk berpikir mencari jalan benar. Nah saat ada pertigaan bertuliskan samping kiri Jalan Raya Dieng-Batur serta samping kanan lurus Kepakisan. Pastikan Kepakisan yaitu lurus saja yang ada di samping kanan. Anda bakal melalui jalan asik berliku dan melihat hamparan pertanian berterasiring di tebing-tebing pegunungan Dieng, lihat pengeboran berasap putih Geodipa Energy dan pedesaan-pedesaan yang ada diantara perbukitan serta sampailah di Jalan Pekasiran di mana di sanalah mesti berhenti serta mencari gerbang bertuliskan “Kawah Candradimuka” yang ada di kanan jalan. Jarak dari Desa Dieng menuju Kawah Candradimuka yaitu 8, 7 km serta bisa ditempuh berkendara baik roda 2 atau roda 4 sekitaran 20 menit saja. Anda bakal melalui 2 desa yaitu Desa Kepakisan serta Desa Pekasiran. Dua desa ini agak serupa tetapi mesti di perhatikan supaya hingga ke object wisata alam Kawah Candradimuka.

Saat hingga Desa Pekasiran serta tepatnya dari gerbang wisata Kawah Candradimukan Anda haru meneruskan perjalanan kembali sejauh 1, 4 km serta saat yang di habiskan menuju tempat lebih kurang 30 menit dengan jalan kaki. Kadang-kadang ada beberapa wisatawan yang pilih untuk jalan kaki lantaran menginginkan sebatas berjalan-jalan enjoy serta segera lihat kesibukan pertanian di ruang Desa Pekasiran. Diluar itu memanglah lantaran jalanannya yang masihlah ekstrim yaitu jalan berbatu, menanjak dengan serta ada beberapa dengan aspal rusak.

Object wisata di Dieng yakni Kawah Sikidang memanglah satu diantara object wisata anti mainstream lantaran tak umum dikunjungi wisatawan serta tak seramai lokasi wisata Kawah Sikidang. Situasi ini kadang-kadang dicari oleh beberapa orang yang menginginkan ketenangan serta semakin banyak yang berminat adalah beberapa fotografer.

Saat hingga di tempat Kawah Candradimuka barulah terdengar nada gemuruh dahsyat dengan kepulan asap putih, terlebih saat pagi hari nada terdengar makin kencang. Kawah sikidang terdapat diantara tebing-tebing agak curam jadi saat menginginkan lihat kesibukan kawah dengan cara dekat mesti menuruni menyusuri tebing itu yang saat ini telah dibuatkan jalan. Saat mendekat ke bibir kawah mesti ekstra hati-hati serta mesti menggunakan masker serta tak direferensikan untuk berlama-lama di dekat bibir kawah terlebih untuk wisatawan yang menderita penyakit pernapasan sangat tak dianjukan. Mungkin cukup lihat dari atas atau pinggir tebing saja supaya tetaplah aman.

Bukan sekedar panorama kawah saja yang bisa disaksikan, ada perbukitan indah melingkari ruang ini dengan seni terasiring, dan human interes beberapa petani yang akan berkebun serta tak jauh dari Kawah Candradimuka ada telaga paling cantik di Dieng yaitu Telaga Dringo. Cukup jalan lebih kurang 22 menit saja Anda bakal memperoleh pengalaman plus ke Dieng yaitu dapat melihat Telaga Dringo yang berjarak 1, 2 km dari Kawah Candradrimuka.

This entry was posted in Tips n Tricks, Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *